Monthly Archives:May 2015

TABLIGH AKBAR & PENGGALANGAN DANA SOLIDARITAS MUSLIM ROHINGYA

27 May 15
Admin

No Comments

Yayasan Bina Masyarakat (YBM) turut peduli atas nasib saudara kita kaum muslimin rohingya. YBM akan menyalurkan bantuan / donasi SECARA LANGSUNG ke lokasi pengungsian di Nangroe Aceh Darussalam (NAD).

Penggalangan bantuan akan dilakukan pada acara TABLIGH AKBAR yang insyaAllah dilaksanakan pada :

Hari       : Sabtu, 14 Sya’ban 1436 H / 30 Mei 2015

Jam        : 15.30 (Ba’da Ashar) – Selesai

Tempat  : MASJID JAMI’ AL-UMM

Jln. Joyo Agung No. 1 Merjosari Lowokwaru Malang – Jawa Timur

Pemateri :

USTADZ YUSUF UTSMAN BAISA, Lc (Jakarta)

Dengan Tema :

“PERSATUAN SUMBER KEKUATAN UMAT ISLAM”

SIAPKAN DONASI TERBAIK ANDA untuk saudara kita kaum muslimin Rohingya yang terdzholimi. Donasi dapat diserahkan langsung sewaktu acara, atau bisa ditransfer melalui rekening berikut :

Bank Muamalat Malang

No. Rek : 711-0065-100

A.N : Yayasan Bina Al-Mujtama

Konfirmasi Transfer : 081 332 675 653 (Abu Hasan)

======================================

*Donasi acara Tabligh Akbar

Bank BNI Syari’ah

No. Rek : 024-676-705-8

A.N : Harno Purwanto

Konfirmasi Transfer : 085 6369 6309 / 0812 1788 2233 (Abu Sholih)
Poster-tabligh-akbar-dan-solidaritas-rohingya

 

Anjuran Puasa Sya’ban

20 May 15
Admin

No Comments

Bulan Sya’ban memiliki beberapa keutamaan di antaranya bulan tersebut adalah persiapan menjelang puasa Ramadhan. Di antara amalan yang utama di bulan ini adalah melakukan puasa sunnah Sya’ban. Yang dianjurkan adalah memperbanyak puasa pada bulan tersebut dan harinya pun bebas memilih sesuai kemampuan.

Keutamaan Bulan Sya’ban

Dari Usamah bin Zaid, beliau berkata, “Katakanlah wahai Rasulullah, aku tidak pernah melihatmu berpuasa selama sebulan dari bulan-bulannya selain di bulan Sya’ban”. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

Bulan Sya’ban adalah bulan di mana manusia mulai lalai yaitu di antara bulan Rajab dan Ramadhan. Bulan tersebut adalah bulan dinaikkannya berbagai amalan kepada Allah, Rabb semesta alam. Oleh karena itu, aku amatlah suka untuk berpuasa ketika amalanku dinaikkan.” (HR. An Nasa’i. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Ibnu Rajab rahimahullah mengatakan, “Dalam hadits di atas terdapat dalil mengenai dianjurkannya melakukan amalan ketaatan di saat manusia lalai. Inilah amalan yang dicintai di sisi Allah.” (Lathoif Al Ma’arif, 235)
syaban
Banyak Berpuasa di Bulan Sya’ban

Terdapat suatu amalan yang dapat dilakukan di bulan ini yaitu amalan puasa. Bahkan Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri banyak berpuasa ketika bulan Sya’ban dibanding bulan-bulan lainnya selain puasa wajib di bulan Ramadhan.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يُفْطِرُ ، وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يَصُومُ . فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلاَّ رَمَضَانَ ، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِى شَعْبَانَ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa, sampai kami katakan bahwa beliau tidak berbuka. Beliau pun berbuka sampai kami katakan bahwa beliau tidak berpuasa. Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa secara sempurna sebulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Aku pun tidak pernah melihat beliau berpuasa yang lebih banyak daripada berpuasa di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 1969 dan Muslim no. 1156)

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha juga mengatakan,

لَمْ يَكُنِ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – يَصُومُ شَهْرًا أَكْثَرَ مِنْ شَعْبَانَ ، فَإِنَّهُ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak biasa berpuasa pada satu bulan yang lebih banyak dari bulan Sya’ban. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada bulan Sya’ban seluruhnya.” (HR. Bukhari no. 1970 dan Muslim no. 1156)

Dalam lafazh Muslim, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan,

كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ إِلاَّ قَلِيلاً.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada bulan Sya’ban seluruhnya. Namun beliau berpuasa hanya sedikit hari saja.” (HR. Muslim no. 1156)

Dari Ummu Salamah, beliau mengatakan,

أَنَّهُ لَمْ يَكُنْ يَصُومُ مِنَ السَّنَةِ شَهْرًا تَامًّا إِلاَّ شَعْبَانَ يَصِلُهُ بِرَمَضَانَ.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam setahun tidak berpuasa sebulan penuh selain pada bulan Sya’ban, lalu dilanjutkan dengan berpuasa di bulan Ramadhan.” (HR. Abu Daud dan An Nasa’i. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Lalu apa yang dimaksud dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada bulan Sya’ban seluruhnya (Kaana yashumu sya’ban kullahu)?

Asy Syaukani mengatakan,  “Riwayat-riwayat ini bisa dikompromikan dengan kita katakan bahwa yang dimaksud dengan kata “kullu” (seluruhnya) di situ adalah kebanyakannya (mayoritasnya). Alasannya, sebagaimana dinukil oleh At Tirmidzi dari Ibnul Mubarrok. Beliau mengatakan bahwa boleh dalam bahasa Arab disebut berpuasa pada kebanyakan hari dalam satu bulan dengan dikatakan berpuasa pada seluruh bulan.” (Nailul Author, 7/148). Jadi, yang dimaksud Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa di seluruh hari bulan Sya’ban adalah berpuasa di mayoritas harinya.

Lalu Kenapa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak puasa penuh di bulan Sya’ban?

An Nawawi rahimahullah menuturkan bahwa para ulama mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menyempurnakan berpuasa sebulan penuh selain di bulan Ramadhan agar tidak disangka puasa selain Ramadhan adalah wajib. ”(Syarh Muslim, 4/161)

Di antara rahasia kenapa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam banyak berpuasa di bulan Sya’ban adalah karena puasa Sya’ban adalah ibarat ibadah rawatib (ibadah sunnah yang mengiringi ibadah wajib). Sebagaimana shalat rawatib adalah shalat yang memiliki keutamaan karena dia mengiringi shalat wajib, sebelum atau sesudahnya, demikianlah puasa Sya’ban. Karena puasa di bulan Sya’ban sangat dekat dengan puasa Ramadhan, maka puasa tersebut memiliki keutamaan. Dan puasa ini bisa menyempurnakan puasa wajib di bulan Ramadhan. (Lihat Lathoif Al Ma’arif, Ibnu Rajab, 233)

Hikmah di Balik Puasa Sya’ban

1. Bulan Sya’ban adalah bulan tempat manusia lalai. Karena mereka sudah terhanyut dengan istimewanya bulan Rajab (yang termasuk bulan Harom) dan juga menanti bulan sesudahnya yaitu bulan Ramadhan. Tatkalah manusia lalai, inilah keutamaan melakukan amalan puasa ketika itu. Sebagaimana seseorang yang berdzikir di tempat orang-orang yang begitu lalai dari mengingat Allah -seperti ketika di pasar-, maka dzikir ketika itu adalah amalan yang sangat istimewa. Abu Sholeh mengatakan, “Sesungguhnya Allah tertawa melihat orang yang masih sempat berdzikir di pasar. Kenapa demikian? Karena pasar adalah tempatnya orang-orang lalai dari mengingat Allah.

2. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa setiap bulannya sebanyak tiga hari. Terkadang beliau menunda puasa tersebut hingga beliau mengumpulkannya pada bulan Sya’ban.  Jadi beliaushallallahu ‘alaihi wa sallam apabila memasuki bulan Sya’ban sedangkan di bulan-bulan sebelumnya beliau tidak melakukan beberapa puasa sunnah, maka beliau mengqodho’nya ketika itu. Sehingga puasa sunnah beliau menjadi sempurna sebelum memasuki bulan Ramadhan berikutnya.

3.  Puasa di bulan Sya’ban adalah sebagai latihan atau pemanasan sebelum memasuki bulan Ramadhan. Jika seseorang sudah terbiasa berpuasa sebelum puasa Ramadhan, tentu dia akan lebih kuat dan lebih bersemangat untuk melakukan puasa wajib di bulan Ramadhan. (Lihat Lathoif Al Ma’arif,  hal. 234-243)
Semoga Allah subhanahu wa ta’ala memudahkan kita mengikuti suri tauladan kita untuk memperbanyak puasa di bulan Sya’ban. Semoga dengan melakukan hal ini kita termasuk orang yang mendapat keutamaan yang disebutkan dalam hadits qudsi berikut.

وَمَا يَزَالُ عَبْدِى يَتَقَرَّبُ إِلَىَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ ، فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِى يَسْمَعُ بِهِ ، وَبَصَرَهُ الَّذِى يُبْصِرُ بِهِ ، وَيَدَهُ الَّتِى يَبْطُشُ بِهَا وَرِجْلَهُ الَّتِى يَمْشِى بِهَا ، وَإِنْ سَأَلَنِى لأُعْطِيَنَّهُ ، وَلَئِنِ اسْتَعَاذَنِى لأُعِيذَنَّهُ

Dan senantiasa hamba-Ku mendekatkan diri kepadaKu dengan amalan-amalan sunnah sehingga Aku mencintainya. Jika Aku telah mencintainya, maka Aku akan memberi petunjuk pada pendengaran yang ia gunakan untuk mendengar, memberi petunjuk pada penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, memberi petunjuk pada tangannya yang ia gunakan untuk memegang, memberi petunjuk pada kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia memohon sesuatu kepada-Ku, pasti Aku mengabulkannya dan jika ia memohon perlindungan, pasti Aku akan melindunginya.” (HR. Bukhari no. 2506). Orang yang senantiasa melakukan amalan sunnah (mustahab) akan mendapatkan kecintaan Allah, lalu Allah akan memberi petunjuk pada pendengaran, penglihatan, tangan dan kakinya. Allah juga akan memberikan orang seperti ini keutamaan dengan mustajabnya (terkabulnya) do’a. (Faedah dari Fathul Qowil Matin, Syaikh Abdul Muhsin bin Hamd Al Abad)

Bagi yang ingin menjalankan puasa Sya’ban tidak perlu mengkhususkan hari tertentu. Puasanya bebas kapan pun, sesuai hari yang kita mampu. Mengenai puasa setelah pertengahan Sya’ban telah dibahas di “Hukum Puasa Setelah Pertengahan Sya’ban“.

Hanya Allah yang memberi taufik pada kebaikan.

 

Pesantren Darush Sholihin, Panggang, Gunungkidul, Selasa, 26 Rajab 1434 H

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel Muslim.Or.Id

Tabligh Akbar Universitas Brawijaya Malang: DR Ali Musri Semjan Putra, MA

16 May 15
Admin

No Comments

Bismillah.

Hadirilah Tabligh Akbar

KITA DI AKHIR ZAMAN, BENARKAH?

bersama ustadz

DR Ali Musri Semjan Putra, MA
-hafidzhohulloh
(Alumni S3 Universitas Islam Madinah, Dosen STDIIS Jember)

tema:

Urgensi Tauhid dalam Menghadapi Malapetaka Akhir Zaman

Hari dan tanggal:

Ahad, 28 Rajab 1436H/ 17 Mei 2015

Tempat dan waktu:

Graha Medika lantai 2 Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang

08.00 – Dzhuhur

Live radio al-Umm 102.5 FM, Radio Ahlussunnah wal Jama’ah
Streaming: www.binamasyarakat.com | www.radioalumm.com

Tabligh Akbar Universitas Brawijaya

GRATIS SERTIFIKAT DAN KONSUMSI UNTUK 300 PESERTA PERTAMA

Kajian Ahad Bogor: “Teladan Salafush Shalih dalam Tadabbur Qur’an”

14 May 15
Admin

No Comments

Hadirilah Kajian

“Teladan Salafush Shalih dalam Tadabbur Qur’an”

bersama ustadz Agus Hasan Bashori, Lc.,M.Ag -hafidzhohulloh
pimpinan redaksi majalah Al-Umm & pemateri Wesal TV

Hari/ tanggal:

Ahad 28 Rajab 1436H/ 17 Mei 2015

pukul 05.00 sampai selesai WIB

Tempat:

Musholla An Nuur
Griya Dermaga Asri
Cibanteng, Ciampea, Bogor

Kajian tadabbur Quran

gratis majalah al-Umm terbaru

Kajian Bogor: “Kiat Memilih Guru & Sekolah” | “Etika terhadap Sesama Muslim

14 May 15
Admin

No Comments

Hadirilah Kajian Islam Bogor

bersama ustadz Agus Hasan Bashori, Lc., M.Ag
(Pimpinan Redaksi Majalah Al-Umm & Pemateri Wesal TV)

sesi ke-1

“Kiat Memilih Guru & Sekolah”

15.30 s.d 17.30 WIB

sesi ke-2

“Etika Terhadap Sesama Muslim”

18.00 s.d 19.00 WIB

Hari/ Tanggal:

Sabtu, 27 Rajab 1436H/ 16 Mei 2015

Tempat :

Masjid Jami’ Al-Ihsan BPBPI
belakang Telkom Bogor, depan SD Papandayan

Kajian ustadz Agus Bogor
Diselenggarakan oleh: BPBPI

GRATIS MAJALAH AL-UMM

Kajian Jum’at “Pengantar Studi Peradaban Islam” – Jakarta Selatan

14 May 15
Admin

No Comments

Hadirilah…!

Kajian Jum’at Masjid Jami’ Al-Sofwa

“Pengantar Studi Peradaban Islam”

Sumber: “Al-Madkhal ila Ats-Tsaqafah Al-Islamiyah”
oleh: Dr. Khalid bin Abdullah Al-Qasim | Dr. Ibrahim bin Hammad Ar-Riis | Dr. Ali bin Abdullah Ash-Shayyah

Pemateri:

ustadz Agus Hasan Bashori, Lc., M.A – hafidzhohullah

Waktu:

Jum’at, 26 Rajab 1436H/ 15 Mei 2015
18.00 – selesai

Kajian Jakarta Selatan - Peradaban Islam

Tempat:

Masjid Jami’ Al-Sofwa
Jalan Raya Lenteng Agung Barat no. 35
Jagakarsa – Jakarta Selatan

informasi:

021-788 36327 | 0819 1840 7732

Mudik Gratis 2015 bersama Jasa Raharja

07 May 15
Admin
,
No Comments

PERSYARATAN

  • Pendaftar harus memiliki Sepeda Motor dan SIM C
  • Satu orang Pendaftar hanya boleh membawa maksimal tiga orang perserta dewasa (di atas 3 tahun dan dua orang peserta infant (di bawah 3 tahun).
  • Pendaftar dan peserta harus mempunyai hubungan keluarga yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga / Surat Nikah / Akte Lahir.
  • Pendaftaran tidak boleh diwakilkan kecuali oleh isteri/suami atau anak yang sudah dewasa.
  • Satu orang Pendaftar hanya boleh mendaftar satu kali.

jasa raharja

MUDIK GRATIS 2015
Bersama Jasa Raharja

Jadwal Keberangkatan:
Bus : Sabtu, 11 Juli 2015 dari Parkir Timur Senayan.
Kereta Api : Minggu, 12 Juli 2015 (termasuk tiket balik Jakarta, 25 Juli 2015)

Fasilitas:
Gratis tiket, kaos, topi, snack

Tujuan Bus:
Bandar Lampung
Blitar
Blora
Bojonegoro
Ciamis
Cilacap via Banjar
Cilacap via Padaherang
Cirebon
Gresik
Jepara
Jombang
Kebumen
Kuningan
Lamongan
Madiun
Magelang
Malang via Demak
Malang via Salatiga
Ngawi
Pacitan
Pasuruan
Pati
Pekalongan via Bantarbontang
Pekalongan via Comal
Pemalang
Ponorogo
Purwokerto
Salatiga
Semarang
Sragen
Surabaya
Solo
Solo via Klaten
Tasikmalaya
Tegal via Brebes
Tegal via Slawi
Wonogiri
Wonosari
Yogyakarta

Tujuan Kereta Api:
Pemalang-Pekalongan-Kendal-Semarang-Ngawi-Madiun-Nganjuk-Kediri-Tulungagung-Blitar-Malang Kepanjen-Malang Malang

Pendaftaran Online:

mudik.jasaraharja.co.id

Pendaftaran SMS:
Ketik MUDIK kirim ke 0812 1964 1964

Barokalloh.
Selamat mudik sahabat-sahabat sekalian. Semoga berjumpa keluarga sehat selamat sampai tujuan. Dan jangan tinggalkan sholat meski dalam perjalanan.

Dauroh Ilmiah: Membendung Gerakan Radikalisme dan Terorisme Untuk Menjaga Keutuhan NKRI

01 May 15
Admin
,
No Comments

DAUROH ILMIYAH 3 HARI & Baksos (Bakti Sosial)

Membendung Gerakan Radikalisme dan Terorisme Untuk Menjaga Keutuhan NKRI

Bersama:

1.    Dr. H. Patrialis Akbar, SH.MH (Hakim Mahkamah Konstitusi RI)
2.    Laksma Drs. Ir. Harjo Susmoro, SH. MH. (MABES TNI)
3.    Kombes Pol Drs.Giri Purwanto (MABES POLRI)
4.    Kombes Pol Drs. Gatot Sukmo Widodo (AKPOL POLRI)
5.    Kombes Pol Aries Syarief (Densus 88)
6.    Ust. Abdurrahman Ayyub (Staf Ahli Badan Nasional Penanggulangan Terorisme-BNPT)
7.    Ust. Mubarak, Lc., M.H.I.
8.   Ust. Aunur Rofiq, Lc.
9.   Dr. M. Nur Ihsan, M.A.
10. Ust. Abdurrahman Thoyyib, Lc.
11.  Ust. Abu Zubair, Lc.
12. Ust. Nuzul Dzikri, Lc., dan
14. beberapa Ustad lainnya.

Waktu:

  • Dauroh: 7-9 Mei 2015
  • BAKSOS: 10 Mei 2015

Tempat:

Masjid Darul Hijrah

STAI ALI BIN ABI THALIB

Jl. Sidotopo Kidul 51 Surabaya

Ketentuan:

  1. Khusus Laki-Laki
  2. Wajib berkoordinasi dengan korlap masing-masing
  3. Bagi yang datang secara individu wajib menyerahkan KTP ke panitia
  4. Wajib mentaati hukum yang berlaku.

MAKLUMAT

  • Kami Pengurus STAI ALI BIN ABI THALIB meminta kaum muslimin untuk mentaati hukum yang berlaku
  • Kami menolak dan berlepas diri dari segala bentuk dan upaya yang mengarah kepada tindakan anarkis dan provokatif yang disebarkan melalui sosmed dan media lainnya.

Contact person

Maryono Abdul Muhsin (081938002882),

Nur Cholis (085731352979)

– Bagi yang ingin berpartisipasi dalam memberikan donasi bisa mentranfer ke rekening:
1) Bank Mandiri 140-00-1486423-6
a.n. Arief Sulistijono / Hermawan
2) BNI Syariah 0355365402 a.n. Bpk Hermawan

– Rekening ini dibuka atas permintaan muhsinin untuk berpartisipasi dalam dauroh ini.
– Diharapkan setelah transfer konfirmasi ke nomor 085718433391 (Hermawan)

Jazakumullohu khoiran katsiron

Tabligh Akbar STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya